Peristiwa
Sabtu, 07 Januari 2017 - 15:02:00 | maulana-ayub / Sorot Klaten

Dalam Dua Hari, Dua Sarang Tawon Raksasa Hebohkan Klaten
Dalam Dua Hari, Dua Sarang Tawon Raksasa Hebohkan KlatenDalam Dua Hari, Dua Sarang Tawon Raksasa Hebohkan KlatenPetugas membantu membasmi sarang lebah

Klaten,(sorotklaten.co)--Sarang Lebah berukuran raksasa mulai menjadi  fenomena besar di Klaten dalam beberapa hari terakhir ini. Bahkan, untuk mengevakuasi sarang itu, warga  membutuhkan bantu Pemadam Kebakaran (Damkar) lantaran tak sedikit warga ada yang menjadi korban.

Kejadian pertama terjadi di Dukuh Jrebek, Desa Jambu Kidul, Kecamatan Ceper, pada Jumat (06/01) malam. Sarang lebah berdiameter 1 meter yang terletak di pohon mangga depan rumah warga terpaksa harus dievakuasi Tim Damkar Klaten.

Bahkan, untuk evakuasi sendiri Tim Damkar sempat kesulitan lantaran ukuran sarang yang terlalu besar. Selain itu, sarang lebah yang sudah berumur sekitar 1 tahun itu juga diapit ranting pohon.

Salah satu personil Damkar Klaten, Pri Harsanto mengatakan proses evakuasi itu membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam. Dari Informasi warga, lebah yang ada di sarang tersebut sudah memakan satu korban yang mengakibatkan gejala meriang.

"Tadi malam untuk evakuasi sarang kami menerjunkan 7 personil. Dimulai pukul 20.30 WIB dan berakhir 23.30 WIB. Bahkan 3 personil kami juga sempat tersengat lebah itu," ujarnya, Sabtu (07/01/2017).

Kejadian kedua terjadi di lingkungan SDN 1 Jatipuro, Desa Gesing, Kecamatan Trucuk, pada Sabtu (07/01/2017) pagi.  Sebanyak 7 personil juga terpaksa turun tangan untuk mengevakuasinya.

"Tadi pagi kami dapat laporan dari guru sekolah itu. Sarang lebah ukuran raksasa juga tergantung di pohon yang berada di dalam lingkungan sekolah," urai dia.

Warga sekitar sering menyebut lebah itu dengan sebutan "Tawon Ndas". Bahkan lebah yang ada di dalam sarang sempat menyengat dua siswa SD yang sedang bermain disekitar sarang.

"Awalnya anak- anak sedang bermain, tiba-tiba saat melihat sarang bergelantungan di pohon, oleh mereka sarang itu di rusak menggunakan bambu. Akhirnya labah yang ada di dalam menyebar dan menyengat dua anak," katanya.

Ia menambahkan, dua sarang raksasa yang sudah dievakuasi itu kemudian diamankan dan dimusnahkan dengan cara direndam dalam air. "Sudah kita musnahkan dengan direndam air. Syukur semua lebah sudah mati," pungkasnya.

Berita Terkait :


HOT NEWS
web hit counter